Saturday, March 17, 2012
selamat malam bulan..
tidurlah
dengan selimut redha Tuhan kita
biar tidurmu cerah
mimpimu tidak lagi mendesah
selamat malam bulan
tidurlah
biar unggun api ini
membakar resah
agar kau rasa hangat redha Tuhan kita
biar kau lena
jadi
pejamkanlah mata
terbanglah jauh dalam perjalanan mimpimu
dan bila esok hari kau terjaga
kau akan kembali mengejar mimpimu
ceritakan padaku
semua mimpi-mimpimu
agar dalam perjalanan nanti
ingatan ini akan tetap ada
bila kau jatuh dan terluka
dan aku
ingin bersamamu!
selamat malam bulan
tidurlah...
Saturday, February 25, 2012
Apa
apa yang kau tentukan untuk hidupku esok?
aku ingin tahu jawapannya malam ini..
apa..
apa yang akan aku temukan esok?
apa yang akan aku berikan esok?
apa yang akan aku terima esok?
akankah ada esok?
akan adakah aku?
...
Bulan tidak kutatap berahi
malam ini
malam larat pekat likat
menyelimuti sendu jiwa dan tangis ragaku
aku bungkam dan diam
bayu ini menggitari relung-relung hatiku yang rindu
dicelah-celah ragaku yang semakin semu
tapi musim
masih lagi berganti
ragaku
masih lagi melangkah
...
....
.....
Sunday, January 22, 2012
MALAM
gulitamu menyapaku lagi
selepas kuusap
titis keringat terakhirku hari ini
lelahku rupanya berbayar
hanya dengan indahmu..malam
malam..
gulitamu ini
masih dengan bulan dan angan
yang kurenung
dan kudamba
impian itu rupanya masih disana
jauh..jauh sekali
namun
langit megamu
pasti kugenggam
haram kau remuk dan redam!
tak ada dendam!
aku sudah memaafkan
aku sudah memaafkan..
Tuhan..
aku tak punya apa-apa..
tapi Kau beri aku segala-gala
keluargaku
maruahku
agamaku
hidupku
aku mohon..aku tak mahu berhenti bersyukur pada-Mu!
namun..aku masih lalai..masih leka..
dan malam ini..
aku tersedar lagi
Tuhan..
Terima kasih atas segala kesempatan
aku takkan putus asa...
aku takkan putus asa...
AKK
sg.ramal luar,kajang
jam 0228 22012012
Saturday, January 7, 2012
A lonely trip

the breeze been kissed
at my window when we meet
i will keep you inside
with silence and guardiance
and for this lonely trip
to a journey that i don't want to skip
wait for me
wait for me
wait for me
...
-AKK
Tuesday, December 27, 2011
merah
tabir hitam jingga kelabu
nestapa ini memerah kala rindu
meranah hati
membujut sayu
aku amarah
pada hati yang berdarah
rupanya aku bukan si cekal gagah
rupanya masih bisa punah
parah...
-AKK
Friday, December 9, 2011
Ayah..
berbicara ini dan itu
'dunia ini kecil saja along' katamu
dan kau melirik senyum
menawar semua racun di dunia
ayah,tunggu..
anakmu akan berbaring lagi dipundakmu
dan kita akan berbicara
ini dan itu..
Arina kiswantoh
0142 091211
Wednesday, December 7, 2011
Demi masa
dan
manusia yang mengah berubah
menjadi insan,
bermegahlah!
kibarkan tandu jayamu
kerana esok,
impianmu bukan lagi rindu.
Arina Kiswantoh
f01-30,tekun
jam 1815,120711
Tuesday, December 6, 2011
Pesan Rendra,dan kelak, pesan aku juga untukmu
Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.
Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.
Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.
Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
Dan kenangkanlah pula
bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.
Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
nasib, dan kehidupan.
WS.Rendra
Sunday, December 4, 2011
Pulih
kau gelap yang sering menyenangkan
memamah mata pandangku hilang
aku berjalan tanpa melihat
bebas menerobos gelap hitammu
dan akhirnya aku terjatuh
Putih
kau terang yang mnyakitkan mata pandangku
aku tak mampu berjalan dan berlari laju
duri-duri meranah langkahku
hati-hati dan padu
aku lihat ini dan itu
Putih
aku lihat pelangi di hujung sana
tak pernah kulihat dalam gelapku
dan aku sedang berlari mengejarnya!
hitam dan putih hidupku
bukan sengaja,pasti ada makna!
Thursday, October 27, 2011
Di Tanda Keluar
Fikir sedang berbicara padamu
Tentang kalbu yang merona
Saat dia didepan mata.
-AKK
Hamzah Sendut 3,F1
WIB 1710
27 Okt 2011
Sunday, August 28, 2011
Ohana Sayang.
Ohana,matahariku
Aku adalah pelangi,
Jalur-jalur cinta yang tercipta
Dalam warna yang menerbitkan indah
Sinarmu membuatku
Tidak kenal akan makna sebuah kesepian
Hujan yang mendatangi
Hanya mampu membuat aku sedikit dingin
Dan kembali
menjadi pelangi
Yang sentiasa mengghairahkan
Ohana,
Dunia ini tidak lagi kecil bagiku
Kau menggubah sebuah kehidupan
Menjadi kunci-kunci irama yang menggetarkan jiwa
Dan kau,masih
Tak pernah lelah untuk diriku
Kita bernyanyi riang
Bersama dan berpelukan
Dalam segala rasa kehidupan
Sisi gelapku menjadi semakin terlupakan
Dan..aku tahu
Aku mencintaimu
Kau bernyanyi
"Pelangi indah cerialah selalu
Ohana sayang temani dirimu"
Dan aku,
Cinta padamu.
#Dedikasi khas buat seorang sahabat.
Saturday, August 6, 2011
Tanpa Judul
Hidup dan megah
Bergantung dalam hatimu
Menjadi parasit
Menyedut setiap nilai-nilat baik
Untuk kepentingan sendiri
Untuk hidup sendiri
Jadi apa yang kau perbuat?
Kebobrokan jadi raja?
Kau biar ia
Menyelinap dalam setiap pembuluh darahmu!
Untuk apa?
Dan kenapa?
Kau terlihat megah dengan materi
Tak sedar waktu bukan lagi pagi
Kemana arah tujumu?
Keselamatan kau kata?
Kebebasan kau kata?atau kebahagiaan?
Kebahagiaan yang bagaimana?
Usai semua kata-katamu
Lidahmu bukan lagi bercabang
Malah tak mampu mengucap kata-kata Allah.
Jadi,berhentilah..
Cukup sudah..
Anak-anak yang binasa
Usai sudah..
Arina Khudori Kiswantoh
2010
Thursday, August 4, 2011
Muhib Ilmi Abdullah
Pada hati yang senantiasa mendesah
Mengalun kalimah
Putih
Cahaya lagi
Mengalun dan mengalun
Mengimbau hari muka yang kian malap cahayanya
Aku terkesima
Pada kata-kata dia
Sang muhib yang senantiasa meleka hawa
Oh..bukan semua,
Hanya dia
Merobek keraton-keraton
Menjadi cebisan-cebisan yang tak ingin
Ku ingatkan lagi pada angan-angan
Apa?
Dan kenapa?
Hati yang sentiasa melelahkan ku
Tak lagi tersipu malu
Pada tangan-tangan
Yang datang menyentuhku..
Aku bukanlah bunga di taman
Bukan juga bintang di langit
Aku bukan apa-apa….
Akulah.
Sang aku yang ingin cahaya-Mu..
Menemaniku..
Saat jatuh dan bangunku
Saat ria dan hibaku
Menjadi kekasih-Mu
Menjadi kawan
Dan kekuatanku.
Biarlah tangan-tangan yang mampir
Menyentuhku kerana-Mu
Membuat aku tersipu malu
Kerana pada saat akhirnya
Ku menemukan dia
Yang akan bersamaku
Menuju jalan-Mu
Syukran syukran syukran,Allahu rabbi.
Arina khudori Kiswantoh
2009
'Kau' itu Manusia.
bukan sekadar aspal keras yang 'kau' lalui dengan tapak kakimu.
bukan sekadar laluan penuh ilalang yang kadangkala merimaskan biarpun
matamu dingin memandang keindahannya.
bukan sekadar jalan lurus yang' kau' lalui tiap hari.
sukan sekadar itu..
bukan jalan lurus seperti itu.
tapi 'kau' mengandalkan islam seperti itu,kenapa?
manusia
bukan sekadar hidup beribadah
bukan sekadar menangis saat dikecewa
bukan sekadar sujud saat susah
bukan hanya cari makan
cari kawan
cari alasan
tapi 'kau' sering seperti itu,kenapa?
'kau' ingin terlahir soleha
'kau' ingin genggam al-hikam di dadamu
namun untuk apa?
keras..pedas..
keras akalmu
pedas ucapmu
saat tercerna kata di lidahmu
'kau' fikir kau guru
semuanya semu.
persoalan yang tak terjawab kadang kala
jawapannya ada pada diri sendiri
kenapa islamnya aku seperti itu?
kenapa manusianya aku seperti itu?
aku tak ingin terlahir soleha....aku ingin matiku solehah!!
Arina Khudori Kiswantoh
2009
Saturday, July 23, 2011
Cinta.
Tutur budi santun bahasanya,
Melunak jiwa lembut pandangannya,
Lantar aku terkesima,
Lara tidak meluka,
Apa kuingin adalah cinta-Nya,
Ditabur kasih harum mekar imannya,
Apa kuingin ada didepan mata,
Redha pencipta melalui cintanya,
Demi Allah yang kaya akan cinta-Nya.
Arina Khudori Kiswantoh,
Kg. Sg. Ramal Luar.
Wednesday, July 6, 2011
Unggun-Bersih
kita laungkan juga pesan
merdeka:
Demokrasi sebenderang mentari
sehasrat hajat semurni harga
diri.
Lama resah kita - demokrasi
luka;
lama duka kita - demokrasi lara.
Demokrasi yang angkuh, kita
cemuhi;
suara bebas yang utuh, kita
idami!
Dua abad lalu Sam Adams
berseru:
(di Boston dijirus teh ke laut
biru):
Tak diperlu gempita sorak yang
gebu,
diperlu hanya unggun api yang
syahdu.
Kini menyalalah unggun sakti
itu;
kini merebaklah nyala unggun
itu.
A. Samad Said
#Dalam.
Thursday, June 30, 2011
Nikmat
Tapi tak didapat,
Adalah NIKMAT
Yang paling padat.
A. Samad Said
#kata-kata yang terlalu pahit untuk dikulum,terlalu berat untuk digendong. pak,aku akan tetap bertahan!
#pondok kelapa kat rumah dah roboh.
Friday, June 17, 2011
Bonne Nuit.
Jiwa senyum dan raga ketawaku
Malam telah berbaring di sisimu
kau harus tidur,
Esok,moga tiada hela nafas yang menyesakkan dadamu
Pejamkan matamu,dan bermimpilah
Esok,mimpi akan menyapamu,
Dan kau akan mengejarnya.
Bonne Nuit
Dentingan loceng yang menggetarkan hati
Kau adalah mimpi yang hadir dalam tidurnya
Menjadi impian yang akan diusahakan,
kau adalah bintang timur
Yang membuat manusia lupa pada bulan
Terang dan indah
Bahkan menggetarkan
Singkaplah tirai kamarmu,
bayu malam ini hanya untukmu.
Allahumma Ahya Wa Amutt..
Bonne nuit.
Arina khudori Kiswantoh
Kg.Sg.ramal Luar
17 jun 2011
Monday, April 18, 2011
Biru
Sendiri tanpa kuning
Kuning pergi
Hijau takkan mampu kau capai hai biru!
Kuning telah berlalu dan kau termangu!
Biru...biru...biru...
Mampu kau hidup tanpa kuning disisi?
Kejar dia,pujaan hatimu kuning
Bina mahligai hijaumu
Kuning..kuning...kuning...
Aku perlu kamu
Aku perlu kamu..kuning
Aku perlu kamu bukan untuk hijaumu
Tetapi kerana kuningmu
Kuningku sayang.
** Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita **
Saturday, April 16, 2011
Sang Pemilik Hatiku
Barulah kusedar
Kau telah rimbun,si pohon insan!
Lantas september pamir menggugur rindu
Pada tangan-tangan cinta yang menggapainya
Masa masih mencemburuiku
Mengalir resah pada sungai-sungai rasa
Cintaku terhampar ditebing cita
Aku pasrah dan redha
Indahnya bulan
KAU telah mengukirnya sempurna untukku
Ku tatapi ia...
Dan meratap pada hal-hal yang
Telah terlewatkan
Kabulkan doaku
Lindungilah bulanku
Peliharalah putik-putik rinduku
Peliharalah aku
Kerana aku tahu,KAU sang pemilik hatiku.
special dedications to mom and dad,i love you.